Rajutan Bahasa Mawar

“Each color of roses has a meaning of their own.
Red is for true love.
White signals innocence.
Yellow means friendship.
And blue is for mystery.”— Aino Haikala

Setelah dihitung hitung, bulan ini aku sudah membeli 28 gulung benang di empat penjual benang . Glek! Buat apa benang sebanyak itu????

Jadi begini ceritanya…

Di penjual benang pertama, aku membeli 12 gulung benang. Sebagian benang-benang itu untuk persiapan membuat selimut rajutan yang rencananya akan aku mulai esok hari waktu Kanada. Kenapa harus waktu Kanada? Karena di Kanada ada penjual benang bermerk Bernat yang mengadakan acara “merajut bersama sebuah selimut misterius“. Satu demi satu potongan pola rajutan akan ditampilkan di website Bernat setiap minggu. Pada potongan pola terakhir, akan ditunjukkan cara merangkai potongan rajutan itu menjadi sehelai selimut –yang aku harapkan– indah. Kegiatan ini menarik karena aku seperti menyusun potongan puzzle. Nuansa misteriusnya merupakan pemicu untuk terus merajut dengan disiplin. Untuk selimut itu, aku mempersiapkan 20 gulung benang.

Di penjual kedua, aku membeli 3 gulung benang saja, segulung benang aku perlukan untuk membuat Topi Elnino pesanan seorang kawan. Dua gulung lainnya untuk timbunan harta benang yang kian menumpuk.

Di penjual ketiga, aku membeli 3 gulung benang juga. Benang-benang itu sengaja aku beli karena seorang teman di kantor memesan sebuah topi ala iklan oreo (sebenarnya namanya earflaped hat) untuk bayinya.

Di penjual keempat, aku membeli 10 gulung benang untuk persiapan membuat selimut yang lain lagi. Kenapa aku menjadi terobsesi merajut selimut begini. Hiks. Padahal bukan selimut rajutan yang muncul dalam mimpiku 2 hari yang lalu, tapi sebuah rajutan selendang segi tiga kerancang bermotif bunga mawar. Selendang itu diberi nama “Language of Roses” oleh perancangnya, Aino Haikala. Dalam mimpiku, aku mulai merajut selendang karya Mbak Aino itu. Aku memang sudah lama mengimpikan merajut sebuah selendang segi tiga yang benar-benar cantik. Aku harap suatu saat dan itu segera, aku bisa benar-benar merajut selendang “Language of Roses” itu dan memajangnya di toko online rajutanku .

Keterangan gambar:

Selendang segi tiga “Language of Roses” rancangan Aino Haikala dari flickr-nya. Untuk melihat foto yang lebih besar dan jelas, silakan klik fotonya.

Tentang Novi Kurnia

Saya menulis buku anak semenjak tahun 2006. Setelah 7 tahun menjadi penulis pada penerbit Intan Pariwara, saya kini bekerja sebagai penulis lepas buku anak dan buku keterampilan. Sesekali saya menulis untuk media massa dengan nama pena Kania Gho. Saya dapat dihubungi di: kaniagho@gmail.com
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Lain-Lain dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Rajutan Bahasa Mawar

  1. menarik sekali cerita tentang “merajut bersama sebuah selimut misterius”

    Suka

Tulis Apresiasi Di Sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s