Cara Memelitur Jarum Rajut Yang Terbuat Dari Bambu

Sepasang Jarum Rajut Dari Bambu

Di Indonesia, kebanyakan jarum-jarum rajut masih mengimpor dari luar negeri. Jarum-jarum tersebut ada yang diimpor dari Jerman, Amerika, dan China. Oleh karena itulah, jarum-jarum rajut (knitting) lumayan mahal harganya, terutama apabila jarum tersebut terbuat dari alumunium. Jarum-jarum rajut yang lebih terjangkau harganya terbuat dari bambu. Namun jarum rajut dari bambu mudah lembap dan berjamur, terutama bila saat menyimpannya tidak menyertakan bungkusan penyerap kelembapan –berisi silica gel, seperti yang biasa disertakan pada botol obat atau kaleng kue kering–. Jarum bambu yang tidak dipelitur atau terlalu tipis peliturnya juga mempercepat kelembapan jarum rajut bambu.

Adakalanya jarum rajut bambu yang telah dipelitur pun menipis peliturnya. Nah, berikut ini saya paparkan cara memelitur sendiri jarum rajut yang terbuat dari bambu.

Siapkan:

  1. Sebilah kayu kecil atau pensil yang tidak terpakai.
  2. Secarik kain perca yang cukup lebar.
  3. Gelang karet.
  4. Sekaleng kecil pelitur (vurnis).
  5. Amplas (bila diperlukan).
  6. Jarum-jarum rajut dari bambu yang hendak dipelitur.

Cara memelitur:

  1. Amplaslah jarum rajut yang kurang halus agar licin dan halus. Apabila jarum rajut bambu sudah licin dan halus, maka tidak perlu mengamplasnya lagi.
  2. Lilitkan kain perca pada ujung bilah kayu atau pensil. Usahakan lilitan cukup tebal dan membentuk pentol. Gunakan gelang karet sebagai pengikat kain ke kayu.

    Kayu Berpentol Kain Perca

  3. Buka kaleng pelitur. Celupkan pentol kain ke cairan pelitur.

    Cat Pelitur

  4. Oleskan tipis pentol kain berpelitur ke jarum rajut bambu. Oleskan dari satu arah saja agar hasil olesan halus dan mulus. Ratakan olesan yang kurang rapi dengan cara memoles bagian yang tidak rata secara berulang-ulang. Cara meratakan olesan pelitur tidak berbeda dengan cara meratakan cat pada kertas atau dinding.
  5. Angin-anginkan jarum rajut yang telah dipelitur hingga cat peliturnya mengering.

    Biarkan Mengering

  6. Selesai. Jarum rajut kembali kilap dan seperti baru keluar dari pabrik.

Tentang Novi Kurnia

Saya menulis buku anak semenjak tahun 2006. Setelah 7 tahun menjadi penulis pada penerbit Intan Pariwara, saya kini bekerja sebagai penulis lepas buku anak dan buku keterampilan. Sesekali saya menulis untuk media massa dengan nama pena Kania Gho. Saya dapat dihubungi di: kaniagho@gmail.com
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Rajut dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Cara Memelitur Jarum Rajut Yang Terbuat Dari Bambu

  1. makasih ya mbak informasinya … aku jadi tambah pengetahuan karena banyak membaca di blog ini.

    Suka

Tulis Apresiasi Di Sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s